belajar serba-serbi kefarmasian
Senin, 05 Oktober 2015

Pharmacy Dive in >> Tambah Tahu >> Obat
Digoksin
Obat  Payah  Jantung



“Mungkin sudah terlintas di pikiran mas bro dan mba sist kalau digoksin itu adalah obat payah jantung atau nama kerennya Congestive Heart Failure Drug atawa obat gagal jantung kongesti. Dengan indeks terapi yang sempit, ga boleh sembarangan minum, obat dengan kewaspadaan tinggi, bla.. bla.. blaa.  Namun ironinya informasi ini mungkin belum sepenuhnya diketahui oleh sebagian kecil atau besar petugas farmasi pada umumnya dan pasien dengan terapi digoksin pada khususnya.. Yuk Kita Sharing mungkin sedikit informasi ini dapat bermanfaat bagi kita kemudian dapat memberikan informasi kepada pasien... agar kita.. Tambaaah Tahuuu...”

  • Digoksin merupakan glikosida jantung yang berasal dari daun tanaman digitalis lanata yang memiliki efek membantu membuat jantung berdetak lebih kuat dan dengan ritme lebih teratur.
  • Digoksin digunakan terutama untuk meningkatkan kemampuan memompa (kemampuan kontraksi) jantung dalam keadaan kegagalan jantung / congestive heart failure (CHF). 
  • Digoksin juga digunakan untuk mengobati fibrilasi atrium, gangguan irama jantung dari atrium (bilik atas jantung yang memungkinkan darah mengalir ke jantung)
Informasi yang Harus Diketahui
Anda sebaiknya tidak menggunakan Digoksin jika Anda alergi terhadap digoksin, atau jika Anda memiliki fibrilasi ventrikel (gangguan irama jantung dari ventrikel, atau ruang bawah jantung yang memungkinkan darah mengalir keluar dari jantung).


Dosis dan Cara Pemberian

Digoksin umumnya diresepkan secara oral sebagai dosis harian tunggal. Sedangkan untuk bayi dan anak kurang dari 10 tahun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker anda.

 

Untuk memastikan Digoksin aman untuk Anda, beritahu dokter Anda jika Anda memiliki:

·         Kondisi jantung yang serius seperti "sindrom sinus" atau "AV block" (kecuali jika Anda    memiliki alat pacu jantung)

·         Sejarah serangan jantung

·         Penyakit ginjal

·         Gangguan tiroid

·         Ketidakseimbangan elektrolit (seperti rendahnya tingkat kalsium, kalium, atau magnesium dalam darah Anda);

·         Kekurangan gizi atau sedang sakit dengan gejala muntah atau diare.

·         Hamil atau menyusui

 

Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan

·         Minumlah obat Digoksin secara teratur, sesuai dengan resep dari dokter Anda. Ikuti semua      petunjuk pada label obat yang diberikan.

·         Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang direkomendasikan.

·         Gunakan Digoksin teratur bahkan jika Anda  merasa baik-baik saja atau tidak memiliki gejala.

·         Kembalilah ke dokter Anda sebelum obat habis.

·         Jangan berhenti menggunakan digoksin secara tiba-tiba. Menghentikan tiba-tiba dapat membuat kondisi Anda lebih parah.

·         Simpanlah obat pada suhu kamar.

INFORMASI PENTING

·         Apabila lupa meminum obat, ambil obat sesuai dosis segera setelah Anda ingat. Lewati minum obat jika waktu minum obat berikutnya adalah kurang dari 12 jam lagi. Jangan minum obat tambahan untuk mengganti obat yang terlupa untuk diminum.

·         Apabila terjadi gejala overdosis segera       mencari bantuan medis darurat. Overdosis  digoxin bisa berakibat fatal.

·         Hindari kondisi tubuh menjadi dehidrasi selama latihan, dalam cuaca panas, atau dengan tidak minum cukup cairan. Overdosis digoksin dapat lebih mudah terjadi jika Anda dehidrasi.

 

Apabila anda dalam terapi obat ini maka hindari mengkonsumsi bersama:

·         Makanan yang mengandung kaya serat (fiber)
·         Makanan yang kaya akan pektin (kacang-kacangan, jeruk, pepaya, pisang, apel, tomat, anggur, dll)
·         Makanan dan minuman yang mengandung Ephedra dan licorice
·         Suplemen dan makanan yang kaya akan Kalium (Pisang, air kelapa dll)
·         Minuman beralkohol


Efek Samping

Efek samping pada pemakaian dosis tinggi,    

·         Gangguan susunan syaraf pusat: bingung, tidak nafsu makan, disorientasi,

·         gangguan saluran cerna: mual, muntah dan gangguan ritme jantung.

·         Reaksi alergi kulit seperti gatal-gatal, biduran .

·         Ginekomastia (jarang) yaitu membesarnya   payudara pria)

 

Informasi Tambahan

ü  Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda ini dari reaksi alergi:

Gatal-gatal; sulit bernapas; pembengkakan wajah Anda, bibir, lidah, atau  tenggorokan.

ü  Hubungi dokter Anda sekaligus jika Anda memiliki:

·         Demam;

·         Kalium tinggi (denyut jantung lambat, nadi lemah, kelemahan otot, perasaan geli);

·         Kalium rendah (kebingungan, denyut jantung tidak merata, haus yang ekstrim,peningkatan buang air kecil, ketidaknyamanan kaki, kelemahan otot atau perasaan lemas);

·         Sesak napas (bahkan dengan tenaga ringan); atau

·         Pembengkakan, kenaikan berat badan yang cepat.





 

0 komentar:

Posting Komentar